Beranda Video TGB Profil TGB

TGB Tercatat Sebagai Gubernur Terbaik 2017 Versi Kementerian Dalam Negeri

A
Admin Kontributor Warta
4 Dilihat
TGB Tercatat Sebagai Gubernur Terbaik 2017 Versi Kementerian Dalam Negeri

Kepemimpinan tidak hanya diukur dari lamanya seseorang memegang jabatan, tetapi juga dari perubahan yang mampu ia hadirkan. Hal itulah yang tergambar dari penghargaan Leadership Award yang diberikan kepada Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr. TGH. M. Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB), pada Senin, 18 Desember 2017.

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Menteri Dalam Negeri saat itu, Tjahjo Kumolo, di Hotel Grand Sahid, Jakarta. TGB dinilai sebagai salah satu kepala daerah terbaik dalam dua aspek penting, yakni kepemimpinan birokrasi dan kepemimpinan sosial.

Penghargaan itu bukan diberikan sekadar berdasarkan penilaian administratif. TGB terlebih dahulu melalui penelitian dan asesmen yang dilakukan oleh tujuh orang tim penilai independen yang diketuai Prof. Dr. R. Siti Zuhro, MA. Tim tersebut menilai berbagai aspek kepemimpinan, mulai dari kredibilitas, integritas, pencapaian visi dan misi, inovasi, rekam jejak, hingga kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik.

Penilaian juga mempertimbangkan pengalaman memimpin, kebersihan dari kasus hukum, serta berbagai prestasi dan penghargaan nasional maupun internasional yang telah diraih.

Hasil asesmen tersebut menempatkan TGB sebagai kepala daerah yang dinilai memiliki prestasi, integritas, pengaruh, serta kemampuan kepemimpinan yang baik.

Dalam dua periode memimpin NTB, pembangunan daerah memang menunjukkan sejumlah capaian penting. Berbagai penghargaan berhasil diraih, sementara daya saing daerah juga mengalami peningkatan. Salah satu catatan yang menonjol adalah posisi NTB dalam pemeringkatan daya saing yang meningkat dari peringkat 26 pada 2015 menjadi peringkat 19 pada 2016 berdasarkan riset ACI Lee Kuan Yew School.

Pertumbuhan ekonomi NTB juga pernah mencatat angka 9,9 persen, melampaui pertumbuhan ekonomi nasional yang berada di angka 4,9 persen. Bahkan, selama tiga tahun berturut-turut, 2014 hingga 2016, pertumbuhan ekonomi NTB tercatat berada di atas rata-rata nasional.

Namun, kepemimpinan TGB tidak hanya dinilai dari angka-angka pembangunan. Ada dimensi lain yang menjadi perhatian, yaitu kepemimpinan sosial.

Sebagai seorang Tuan Guru, TGB memiliki kedekatan dengan masyarakat dan tradisi keulamaan di NTB. Perannya tidak berhenti pada pemerintahan, tetapi juga dalam membangun kehidupan sosial dan keagamaan yang harmonis.

Di tingkat nasional dan internasional, kiprah TGB juga semakin dikenal. Saat itu ia dipercaya memimpin Organisasi Internasional Alumni Al-Azhar Indonesia (OIAAI), yang memiliki perhatian terhadap pengembangan Islam moderat.

Kepemimpinan sosial tersebut turut memperkuat citra NTB sebagai daerah yang mampu mengembangkan kehidupan masyarakat yang rukun dan toleran. Bahkan, hal itu mendapat pengakuan dari Wakil Ketua World Organization of Al-Azhar Graduates (WOAG), yang juga pernah menjabat Menteri Wakaf Mesir, Prof. Dr. Muhammad Abdul Fadhiel El-Qoushi.

Dari penghargaan tersebut, ada pelajaran penting tentang kepemimpinan. Jabatan memang memberikan kewenangan, tetapi integritas, prestasi, inovasi, dan kemampuan membangun kepercayaan masyarakatlah yang menentukan kualitas seorang pemimpin.

Leadership Award yang diterima TGB pada 2017 menjadi salah satu catatan bahwa kepemimpinan daerah dapat dinilai bukan hanya dari seberapa lama seseorang berada di kursi pemerintahan, tetapi dari seberapa besar tanggung jawab itu diterjemahkan menjadi kerja dan manfaat bagi masyarakat. (Admin Fans Dr. TGB) )

Komentar Pembaca

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!