Beranda Video TGB Profil TGB

TGB Bawa NTB Raih Penghargaan Sebagai Pariwisata Halal Terbaik Dunia

A
Admin Kontributor Warta
22 Dilihat
TGB Bawa NTB Raih Penghargaan Sebagai Pariwisata Halal Terbaik Dunia

Ketika pariwisata halal belum banyak dikenal sebagai kekuatan baru dalam industri pariwisata dunia, Nusa Tenggara Barat (NTB) justru berani mengambil langkah berbeda. Di bawah kepemimpinan Dr. TGB. Muhammad Zainul Majdi atau TGB sebagai Gubernur NTB, konsep pariwisata halal dikembangkan menjadi salah satu keunggulan daerah.

Langkah tersebut kemudian membuahkan pengakuan di tingkat dunia.

Pada ajang World Halal Tourism Award 2016 di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, NTB berhasil meraih tiga penghargaan sekaligus. Tiga perwakilan NTB menjadi pemenang dalam kategori bergengsi.

Novotel Lombok Resort & Villas meraih penghargaan World’s Best Halal Beach Resort. Sementara Sembalun dinobatkan sebagai World’s Best Halal Honeymoon Destination. Penghargaan ketiga diraih situs www.wonderfullomboksumbawa.com sebagai World’s Best Halal Tourism Website.

Prestasi tersebut bukan muncul secara tiba-tiba. Setahun sebelumnya, Lombok juga telah mencatatkan prestasi dalam ajang The World Halal Travel Summit & Exhibition 2015. Lombok dinobatkan sebagai World's Best Halal Honeymoon Destination dan World's Best Halal Tourism Destination.

Capaian tahun 2016 semakin memperkuat posisi NTB sebagai salah satu daerah yang serius mengembangkan pariwisata halal.

Lebih membanggakan lagi, Indonesia pada ajang tersebut mengirimkan perwakilan untuk 12 dari 16 kategori yang diperebutkan. Seluruh perwakilan Indonesia berhasil menjadi pemenang, sehingga Indonesia keluar sebagai juara umum.

Dari 12 penghargaan yang diraih Indonesia, tiga di antaranya berasal dari NTB.

Bagi TGB, penghargaan tersebut bukan semata-mata keberhasilan pemerintah daerah. Ia melihat capaian itu sebagai hasil kerja bersama seluruh ekosistem pariwisata NTB.

"Saya sampaikan terima kasih kepada guide, ASITA, PHRI, pemilik travel, pelaku ekonomi kreatif dan semua pihak yang telah bekerja sama dengan baik selama ini," ucap TGB kepada awak media waktu itu.

Apresiasi tersebut menunjukkan bahwa keberhasilan membangun pariwisata tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Ada pemandu wisata, pelaku usaha perjalanan, perhotelan, ekonomi kreatif, masyarakat hingga berbagai pihak lain yang menjadi bagian dari perjalanan tersebut.

Namun, TGB juga mengingatkan bahwa penghargaan bukanlah akhir dari perjalanan. Justru, pengakuan dunia membawa tanggung jawab baru bagi NTB untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan kualitas pariwisatanya.

"Prestasi ini harus diapresiasi dengan baik. Namun, di sisi lain memberikan tanggung jawab baru atas prestasi tersebut untuk dipertahankan dan terus dikembangkan," ujarnya.

Bagi NTB, pengembangan wisata halal saat itu merupakan sebuah langkah baru. Pemprov NTB sengaja membangun segmen tersebut sebagai bagian dari strategi untuk memperluas daya saing pariwisata daerah.

"Wisata halal merupakan segmen baru yang diciptakan dan diupayakan Pemprov NTB. Meskipun baru, terbukti telah berhasil menyabet berbagai penghargaan bergengsi," kata TGB.

Keberanian memilih segmen baru menjadi salah satu pelajaran penting dari perjalanan tersebut. NTB tidak harus menunggu menjadi daerah wisata terbesar untuk mendapatkan perhatian dunia. Dengan mengenali potensi daerah dan membangun identitas yang kuat, NTB mampu menciptakan ruang persaingan sendiri.

Penghargaan dunia yang diraih NTB pada 2015 dan 2016 menjadi salah satu catatan penting dalam perjalanan pariwisata daerah. Di masa kepemimpinan TGB, NTB tidak hanya dikenal karena keindahan Lombok dan Sumbawa, tetapi juga mulai diperhitungkan sebagai salah satu destinasi pariwisata halal dunia. (Admin Fans Dr. TGB)

Komentar Pembaca

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!