Beranda Video TGB Profil TGB

TGB Wakili Indonesia Bertemu Para Pemimpin Agama Seluruh Dunia

A
Admin Kontributor Warta
137 Dilihat
TGB Wakili Indonesia Bertemu Para Pemimpin Agama Seluruh Dunia

Kiprah Dr. TGB. Muhammad Zainul Majdi tidak hanya berlangsung di ruang-ruang dakwah dan pembangunan di Indonesia. Pada November 2022, TGB turut membawa nama Indonesia dalam forum yang mempertemukan para pemimpin agama dan cendekiawan dari berbagai penjuru dunia.

TGB menghadiri Bahrain Dialogue Forum yang berlangsung di Bahrain pada Kamis, 3 November 2022. Forum tersebut menjadi ruang perjumpaan sekitar 200 tokoh agama dan cendekiawan dari berbagai negara untuk membicarakan isu-isu penting terkait kehidupan keagamaan dan kemanusiaan.

Kehadiran TGB dalam forum internasional tersebut semakin istimewa karena turut dihadiri dua tokoh agama dunia, yakni Grand Syaikh Al-Azhar Prof. Syaikh Ahmed El-Tayyeb dan pemimpin tertinggi Gereja Katolik, Paus Fransiskus.

Sejumlah isu global menjadi pembahasan dalam pertemuan tersebut. Mulai dari persoalan kemanusiaan, perdamaian, perubahan iklim, krisis pangan, isu agama, hingga perang Rusia-Ukraina.

Isu-isu tersebut menunjukkan bahwa tantangan dunia tidak mengenal batas agama maupun negara. Perubahan iklim, krisis pangan, konflik dan persoalan kemanusiaan membutuhkan perhatian serta kerja sama dari berbagai pihak.

Pertemuan itu menunjukkan bahwa dialog antaragama membutuhkan keterlibatan tokoh-tokoh dari berbagai latar belakang. Perbedaan keyakinan tidak harus menjadi penghalang untuk membangun komunikasi dan kerja sama dalam persoalan kemanusiaan.

Bagi TGB, keterlibatan dalam forum seperti Bahrain Dialogue Forum juga menjadi bagian dari perjalanan panjangnya dalam memperkenalkan wajah Islam Indonesia yang moderat, terbuka, dan mengedepankan dialog.

Pengalaman tersebut sekaligus menunjukkan bahwa seorang tokoh daerah dapat memiliki peran di panggung internasional. Dari NTB, TGB dapat hadir dalam pertemuan yang mempertemukan para pemimpin agama dan pemikir dunia.

Kehadiran TGB di Bahrain menjadi pengingat bahwa kontribusi Indonesia dalam membangun perdamaian dan dialog antaragama tidak hanya dilakukan melalui jalur diplomasi formal. Tokoh agama dan masyarakat sipil juga memiliki ruang penting untuk memperkuat hubungan antarmanusia dan antarperadaban.

Bagi generasi muda, kiprah tersebut memberikan pelajaran bahwa ilmu, pengalaman, dan kemampuan membangun komunikasi dapat membuka ruang pengabdian yang lebih luas. Identitas sebagai orang daerah bukan batas untuk berkontribusi bagi Indonesia, bahkan untuk dunia. (Admin Fans Dr. TGB)

Komentar Pembaca

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!