Beranda Video TGB Profil TGB

TGB dan MotoGP Mandalika: Ada Cerita yang Tak Banyak Orang Tahu

A
Admin Kontributor Warta
400 Dilihat
TGB dan MotoGP Mandalika: Ada Cerita yang Tak Banyak Orang Tahu

Ahad, 11 Oktober 2026, MotoGP kembali digelar di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah. Marco Bezzecchi keluar sebagai pemenang, disusul Raul Fernandez dan Jorge Martin. Ribuan penonton menyaksikan balapan yang kembali membawa nama Lombok ke perhatian dunia.

Setiap kali MotoGP digelar di Mandalika, saya teringat cerita dari Aguk Irawan MN yang diposting pada 21 Maret 2022 yang lalu.

Melalui postingannya itu, ia menceritakan persaksiannya tentang TGB Dr. Muhammad Zainul Majdi dan perjuangannya dalam mensukseskan mega proyek Mandalika saat masih menjabat sebagai Gubernur NTB. 

Dalam penututrannya, Ia beberapa kali bertamu ke ruang kerja TGB. Dari sana, ia mengetahui bagaimana TGB dan timnya bekerja agar NTB bisa menjadi tuan rumah ajang balap motor dunia tersebut.

Perjuangannya tidak mudah. TGB harus berkomunikasi dengan Dorna Sports di Spanyol, meyakinkan pemerintah pusat, dan menghadapi persaingan dengan daerah lain yang juga menginginkan proyek itu. Menurut Aguk, Palembang bahkan sudah lebih dahulu melangkah dalam proses pembebasan lahan.

Artinya, ketika rencana tersebut diperjuangkan, Mandalika belum tentu menjadi pilihan akhir. Ada banyak hal yang harus diselesaikan sebelum MotoGP benar-benar bisa digelar di Lombok.

Kini, balapan itu sudah menjadi agenda internasional yang rutin dinantikan. Tetapi ada satu cerita dari penyelenggaraan MotoGP pada Maret 2022 yang menurut saya layak dikenang.

Saat perhelatan MotoGP 2022,  TGB datang menonton bersama istrinya. Aguk yang berada di lokasi melihat TGB duduk di Tribun B bersama rombongannya. Ketika hujan deras turun, TGB mengenakan mantel plastik.

Menurut kesaksiannya, sejumlah pihak dari Dorna Sports mengajaknya masuk ke ruang VVIP. Petugas pengamanan presiden juga beberapa kali mendatanginya. Namun, TGB memilih tetap duduk bersama rombongannya di tribun.

Cerita ini menarik karena TGB bukan orang yang sama sekali tidak memiliki hubungan dengan proses menghadirkan MotoGP ke Mandalika. Ia pernah ikut memperjuangkannya ketika masih menjadi gubernur. Ia mengetahui bagaimana proses itu berjalan, termasuk berbagai tantangan yang harus dihadapi.

Ketika acara yang diperjuangkan itu akhirnya terlaksana, ia datang sebagai penonton.

Tentu saja, Mandalika bukan hasil kerja satu orang. Banyak pihak terlibat dalam pembangunan dan penyelenggaraannya. Namun, kontribusi orang-orang yang ikut memperjuangkannya sejak awal juga perlu dicatat agar perjalanan proyek ini tidak hanya diingat dari hasil akhirnya.

Ada perbedaan antara orang yang baru melihat keberhasilan setelah semuanya selesai dan orang yang pernah terlibat ketika hasilnya masih belum pasti. Keduanya bisa menikmati hasil yang sama, tetapi pengalaman mereka tentu berbeda.

Aguk menutup tulisannya dengan pengakuan bahwa ia membayangkan bagaimana jika berada di posisi TGB. Ia merasa belum tentu mampu melakukan hal yang sama.

Saya tidak ingin menyimpulkan terlalu jauh hanya dari cerita tentang tempat duduk seseorang. Namun, pengalaman Aguk memberikan gambaran tentang apa yang ia saksikan sendiri pada hari itu. TGB memilih tetap bersama rombongannya meskipun ada kesempatan untuk menonton dari tempat yang lebih eksklusif.

Bagi NTB, MotoGP Mandalika bukan sekadar balapan. Ada proses panjang yang mendahuluinya, ada keputusan yang harus diperjuangkan, dan ada banyak orang yang terlibat di dalamnya. Karena itu, setiap kali MotoGP kembali digelar, mengingat proses tersebut juga penting.

Perhelatan Ahad kemarin mengingatkan kita bahwa Mandalika yang sekarang tidak hadir begitu saja. Ada masa ketika proyek ini masih berupa rencana yang harus diperjuangkan agar mendapat kepercayaan dan dukungan.

Dan di antara orang-orang yang pernah terlibat dalam proses itu, ada TGB. Kisahnya, sebagaimana ditulis Aguk pada 2022, patut menjadi bagian dari ingatan tentang perjalanan MotoGP di NTB. (Admin Fans Dr. TGB) 

Komentar Pembaca

s

sabahul

13 Oct 2026, 06:01 WITA

tgb memang luar biasa