Beranda Video TGB Profil TGB

TGB Kenang Saat Belajar Pada Maulanasyekh

A
Admin Kontributor Warta
11 Dilihat
TGB Kenang Saat Belajar Pada Maulanasyekh

PANCOR - Musholla Al-Abror Hamzanwadi Pancor Lombok Timur menjadi bagian penting dalam perjalanan keilmuan Dr. TGB. Muhammad Zainul Majdi. Di tempat inilah Maulanasyeikh, TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid, mengajar selama lebih dari 40 tahun. Di tempat yang sama, TGB pernah duduk sebagai seorang murid dan belajar langsung kepada kakeknya tersebut.
“Saya mendapat kehormatan mengaji kepada Maulana Syekh selama 6 tahun, 1985 hingga 1991,” ungkap TGB di akun media sosialnya, Jum'at, 28 Agustus 2026.
Bagi TGB, masa enam tahun tersebut menyimpan kenangan yang masih ia ingat hingga sekarang. Ia secara khusus mengenang bagaimana majelis di Musholla Al-Abror biasanya dimulai.
“Biasanya majlis dibuka dengan melantunkan ‘Mikrajus Sibyan ila Sama'i ilmil bayan’ karangan Maulana lalu dilanjutkan dengan takrir Kitab,” tuturnya.
Mikrajus Sibyan ila Sama'il Ilmil Bayan merupakan salah satu karya Maulanasyeikh yang dilantunkan sebelum pengajian dilanjutkan dengan takrir kitab. Rutinitas tersebut menjadi bagian dari keseharian TGB ketika mengikuti majelis sang kakek.
Kini, setelah puluhan tahun berlalu, suasana majelis tersebut masih melekat dalam ingatannya. TGB tidak hanya mengingat materi pengajian, tetapi juga merasakan kerinduan terhadap majelis tempat dirinya dahulu belajar.
“Saya merindukan majlis itu,” kata TGB.
Kerinduan tersebut menjadi catatan tersendiri dalam perjalanan keilmuan TGB sebelum menimba ilmu S1 hingga doktor tafsir al Qur'an di Universitas al Azhar Mesir.
Sebagai cucu, TGB memiliki hubungan keluarga dengan Maulanasyeikh. Namun enam tahun berada di majelis menjadikannya juga memiliki pengalaman sebagai murid yang belajar secara langsung dari sang kakek.
Pengalaman itu menunjukkan bahwa hubungan keluarga tidak menghilangkan posisi guru dan murid dalam proses pendidikan. Di hadapan majelis ilmu, TGB mengenang dirinya sebagai seorang yang datang untuk mengaji dan menerima pelajaran dari Maulanasyeikh.
Kenangan itu kemudian ditutup TGB dengan doa untuk sang kakek sekaligus gurunya.
Allohummaghfirlahu warhamhu wa 'afihi wa'fu 'anhu.” ucap TGB. (Admin Fans Dr. TGB)

Komentar Pembaca

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!